Teori-Teori Etika Teori-Teori Etika

Pengertian dan Konsep Dasar Etika

Pengertian dan Konsep Dasar Etika – Etika adalah cabang filsafat yang mempelajari nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip yang mengatur perilaku manusia. Etika membahas tentang apa yang benar dan salah, baik dan buruk, serta bagaimana manusia seharusnya bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian dan konsep dasar etika.

Pengertian Etika

Etika berasal dari bahasa Yunani “ethos” yang berarti karakter atau kebiasaan. Etika mempelajari tentang moralitas dan prinsip-prinsip yang mengatur perilaku manusia.

Etika mencakup pertanyaan-pertanyaan seperti apa yang benar dan salah, bagaimana manusia seharusnya bertindak, dan apa yang merupakan kebaikan atau keburukan.

Ethos diinterpretasikan sebagai watak kesusilaan atau adat kebiasaan, yang biasanya terkait erat dengan moral. Moral sendiri berasal dari kata Latin “mos” (jamaknya mores) yang juga berarti adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan) dan menghindari perbuatan yang buruk (Ruslan, 2011:31).

Oleh karena itu, etika dan moral memiliki makna yang mirip, tetapi keduanya berbeda dalam implementasinya. Moral atau moralitas digunakan untuk menilai perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika digunakan sebagai sistem nilai yang berlaku. Dengan kata lain, etika merupakan ilmu yang menjelaskan prinsip-prinsip moral.

Konsep etika sebagai ilmu juga ditekankan dalam karya Aristoteles, “Etika Nikomacheia,” yang menyatakan bahwa istilah teknis etika digunakan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah perbuatan atau tindakan manusia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan buruk, hak dan kewajiban moral (akhlak); kumpulan asas atau nilai yang berkaitan dengan akhlak; serta nilai mengenai benar dan salah yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat.

Baca Juga :   Sistem Penilaian Etika

Ki Hajar Dewantara mendefinisikan etika sebagai ilmu yang mempelajari segala hal mengenai kebaikan dan keburukan dalam kehidupan manusia, terutama yang berkaitan dengan gerak-gerik pikiran dan rasa yang menjadi pertimbangan dan perasaan, hingga tujuan yang menentukan suatu perbuatan.

Austi Fogothey dalam bukunya menuliskan bahwa etika terkait dengan berbagai ilmu pengetahuan tentang manusia dan masyarakat seperti antropologi, psikologi, sosiologi, ekonomi, ilmu politik, dan hukum (Ruslan, 2011:32).

Etika Normatif

Etika normatif adalah cabang etika yang berfokus pada penetapan standar moral yang harus diikuti oleh individu atau kelompok. Etika normatif mencoba menjawab pertanyaan tentang apa yang seharusnya dilakukan dan apa yang seharusnya dihindari. Etika normatif memberikan pedoman moral yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.

Etika Deskriptif

Etika deskriptif adalah cabang etika yang berfokus pada deskripsi dan analisis tentang bagaimana orang sebenarnya bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Etika deskriptif mencoba menjawab pertanyaan tentang perilaku moral yang sebenarnya terjadi dalam masyarakat, tanpa memberikan penilaian moral tentang perilaku tersebut.

Konsep Dasar Etika

Ada beberapa konsep dasar dalam etika yang perlu dipahami, antara lain:

1. Moralitas

Moralitas adalah seperangkat nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang mengatur perilaku manusia.

Moralitas berkaitan dengan apa yang dianggap benar dan salah, baik dan buruk, serta bagaimana manusia seharusnya bertindak dalam berbagai situasi.

2. Kebebasan dan Tanggung Jawab

Etika menekankan pentingnya kebebasan individu dalam membuat keputusan, namun juga mengaitkannya dengan tanggung jawab atas konsekuensi dari keputusan tersebut.

Kebebasan individu harus diimbangi dengan tanggung jawab moral untuk bertindak dengan bijaksana dan mempertimbangkan kepentingan orang lain.

3. Keadilan

Keadilan merupakan prinsip etika yang menekankan perlakuan yang adil dan merata terhadap semua individu.

Baca Juga :   Pencatatan Jurnal Penyesuaian (Adjustment Journal)

Keadilan berarti memberikan hak dan kewajiban yang sama kepada semua orang tanpa membedakan ras, agama, jenis kelamin, atau status sosial.

4. Utilitarianisme

Utilitarianisme adalah teori etika yang menekankan pada kebaikan yang dapat dihasilkan oleh suatu tindakan. Menurut utilitarianisme, tindakan yang dianggap baik adalah tindakan yang memberikan kebahagiaan atau keuntungan yang maksimal bagi sebanyak mungkin orang.

5. Etika Profesional

Etika profesional adalah cabang etika yang berfokus pada prinsip-prinsip moral yang berkaitan dengan pekerjaan atau profesi tertentu.

Etika profesional memberikan panduan etis bagi individu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dalam lingkungan kerja.

Kesimpulan

Etika adalah cabang filsafat yang mempelajari nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip yang mengatur perilaku manusia. Etika mencakup pertanyaan tentang apa yang benar dan salah, baik dan buruk, serta bagaimana manusia seharusnya bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Konsep dasar etika meliputi moralitas, kebebasan dan tanggung jawab, keadilan, utilitarianisme, dan etika profesional. Memahami etika dan konsep dasarnya dapat membantu kita dalam mengambil keputusan yang lebih baik dan bertindak secara moral.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *