Sistem Terdistribusi adalah: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Keuntungan, Tantangan dan Contoh Sistem Terdistribusi adalah: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Keuntungan, Tantangan dan Contoh

Output Primitif adalah: Contoh, Fungsi, Titik dan Garis pada Komputer Grafik

Output Primitif adalah Paket pemrograman grafika dilengkapi dengan fungsi untuk menyatakan scene dalam bentuk struktur dasar geometri.

Output primitif adalah hasil keluaran yang diperoleh dari suatu proses atau program komputer yang masih dalam bentuk dasar atau sederhana. Output ini biasanya berupa teks atau angka yang ditampilkan pada layar monitor atau dicetak pada kertas.

Contoh Output Primitif

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang output primitif, berikut adalah beberapa contoh:

  1. Teks yang muncul di layar monitor saat menjalankan program sederhana.
  2. Angka atau hasil perhitungan matematika yang ditampilkan pada layar.
  3. Tulisan yang dicetak pada kertas menggunakan printer.

Ciri-ciri Output Primitif

Output primitif memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat dikenali, antara lain:

  1. Sederhana: Output ini tidak melibatkan elemen grafis atau animasi yang kompleks.
  2. Terbatas: Output primitif hanya mampu menampilkan teks atau angka dalam format yang sederhana.
  3. Tidak interaktif: Output ini tidak dapat menerima input dari pengguna atau merespons tindakan pengguna.
  4. Tidak fleksibel: Output primitif sulit untuk diubah atau disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Fungsi Output Primitif

Output primitif memiliki beberapa fungsi yang penting dalam proses komputasi, di antaranya:

  1. Memberikan informasi: Output primitif digunakan untuk menampilkan hasil dari suatu proses komputasi, seperti hasil perhitungan matematika atau pesan kesalahan.
  2. Komunikasi dengan pengguna: Output primitif memungkinkan program komputer berinteraksi dengan pengguna melalui tampilan teks yang mudah dipahami.
  3. Memudahkan pemecahan masalah: Dengan melihat output primitif, pengguna dapat menganalisis dan memahami hasil dari proses komputasi, sehingga memudahkan dalam pemecahan masalah.
  4. Memvalidasi input: Output primitif dapat digunakan untuk memvalidasi input yang dimasukkan oleh pengguna, seperti menampilkan pesan kesalahan jika input tidak sesuai.
Baca Juga :   Pengertian Statistik dan Statistika, Jenis-Jenis, Fungsi dan Manfaat Statistik

Titik dan Garis

Pembentukan titik dalam representasi grafis dilakukan melalui proses konversi koordinat menggunakan program aplikasi ke dalam operasi tertentu, dengan output sebagai berikut:

  1. Random-scan (vektor) system menyimpan instruksi pembentukan titik dalam daftar tampilan (display list), dimana nilai koordinat mengatur posisi pancaran elektron menuju lapisan fosfor pada layar.
  2. Garis terbentuk dengan menetapkan posisi titik antara titik awal dan titik akhir suatu garis, dengan menggunakan koordinat yang sesuai dalam representasi grafis.

Algoritma pembentukan garis

Algoritma pembentukan garis dalam koordinat Cartesian dapat dijelaskan menggunakan persamaan umum:

Persamaan garis pada koordinat Cartesian:

y = m.x + b

Di mana m merupakan kemiringan garis yang dibentuk oleh dua titik (x1, y1) dan (x2, y2). Untuk setiap penambahan x sepanjang garis (dx), akan menghasilkan penambahan y sebesar: y = m.∆x.

Salah satu algoritma yang digunakan dalam pembentukan garis adalah Algoritma DDA (Digital Differential Analyzer).

Algoritma DDA

Algoritma DDA merupakan metode pembentukan garis yang menggunakan perhitungan perbedaan (∆) antara nilai x dan y.

DDA menghitung titik-titik dalam garis dengan memperhatikan ∆x dan ∆y, menggunakan rumus:

y = m.∆x.

Proses pembentukan garis dengan Algoritma DDA melibatkan penentuan dua ujung garis, yaitu titik awal dan titik akhir. Koordinat setiap titik yang membentuk garis dihitung berdasarkan perhitungan tertentu, dan biasanya diubah menjadi nilai integer untuk representasi grafis.

Langkah-langkah pembentukan menurut algoritma DDA, yaitu

Contoh:

Untuk menggambarkan algoritma DDA dalam pembentukan suatu garis yang menghubungkan titik (10,10) dan (17,16), pertama-tama ditentukan dx dan dy, kemudian dicari step untuk mendapatkan x_increment dan y_increment.

Penyelesaian :

—x = x1 – x0 = 17-10 = 7
—y = y1 – y0 = 16 -10 = 6

selanjutnya hitung dan bandingkan nilai absolutnya.

—| ∆x| = 7
—| ∆y| = 6

Baca Juga :   Identifikasi Kesempatan Berusaha

karena | ∆x| > | ∆y|, maka step = | ∆x| = 7, maka diperoleh :

—x_inc = 7/7= 1
—y_inc = 6/7 = 0,86

Dalam pengembangan perangkat lunak atau pemrograman, output primitif sering digunakan sebagai langkah awal dalam membangun suatu sistem yang lebih kompleks. Output primitif memberikan dasar untuk menguji dan memastikan bahwa program berjalan dengan baik sebelum melibatkan elemen grafis atau interaktif yang lebih rumit.

Jadi, output primitif memiliki peran yang penting dalam proses komputasi dan pengembangan perangkat lunak. Meskipun sederhana, output ini memberikan informasi yang diperlukan dan memungkinkan interaksi antara program komputer dengan pengguna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *