Hambatan Pembangunan Ekonomi Hambatan Pembangunan Ekonomi

Hambatan Pembangunan Ekonomi

Hambatan Pembangunan Ekonomi – Apa saja yang menyebabkan terhambatnya pembangunan ekonomi di suatu negara? Apa saja faktor – faktor penghambatnya? Ok, kita akan membahasnya di sini.

Pembangunan ekonomi adalah proses yang kompleks dan melibatkan banyak faktor. Namun, ada beberapa hambatan yang sering kali menghambat kemajuan kita. Mari kita bahas beberapa hambatan utama yang sering dihadapi dalam pembangunan ekonomi.

Hambatan Pembangunan Ekonomi 

1. Lingkaran Setan Kemiskinan

Ragnar Nurkse (dalam Mudrajad Kuncoro, 2006) mengungkapkan bahwa adanya keterbelakangan, ketidaksempurnaan pasar, dan kurangnya modal menjadi penyebab produktivitas rendah sehingga pendapatan yang diterima juga rendah.

Rendahnya pendapatan berimplikasi pada rendahnya tabungan dan investasi. Rendahnya tabungan dan investasi ini menyebabkan keterbelakangan. Begitu seterusnya.

Hambatan Pembangunan Ekonomi

Nurkse menjelaskan dua lingkaran perangkap kemiskinan dari segi penawaran (supply) dan permintaan (demand). Segi penawaran menjelaskan bahwa tingkat pendapatan masyarakat yang rendah akibat tingkat produktivitas rendah menyebabkan kemampuan masyarakat untuk menabung rendah.

Rendahnya kemampuan menabung masyarakat menyebabkan tingkat pembentukan modal (investasi) yang rendah, sehingga terjadi kekurangan modal dan dengan demikian tingkat produktivitas juga akan rendah. Begitu seterusnya.

Sedangkan dari segi permintaan menjelaskan di negara-negara yang miskin rangsangan untuk menanamkan modal sangat rendah karena keterbatasan luas pasar untuk berbagai jenis barang.

Hal ini disebabkan pendapatan masyarakat yang sangat rendah karena tingkat produktivitasnya yang juga rendah, sebagai akibat dari tingkat pembentukan modal yang terbatas di masa lalu. Pembentukan modal yang terbatas ini disebabkan kekurangan rangsangan untuk menanamkan modal. Begitu seterusnya.

Baca Juga :   Komposisi Penduduk dan Ketenagakerjaan

2. Tingkat pembentukan modal yang rendah

Kemiskinan merupakan penyebab sekaligus akibat dari rendahnya tingkat pembentukan modal suatu negara, kebanyakan dari mereka buta huruf dan tidak terdidik, serta menggunakan peralatan yang usang.

3. Hambatan Sosial-Budaya

Sosio-Budaya merupakan salah satu hambatan dari pola pikir masyarakat. Nurkse berpendapat bahwa “Pembangunan ekonomi berkaitan erat dengan sikap sosial, kodisi politik, dan latar belakang sejarah.”

4. Dampak Kekuatan Internasional

Myint, Probish, Singer, Lowis, dan Myrdal berpendapat bahwa “di dalam perekonomian, dunia telah bermain kekuatan-kekuatan yang tidak seimbang, akibatnya keuntungan perdagangan lebih banyak mengalir ke negara-negara kuat.

5. Infrastruktur yang Tertinggal

Salah satu hambatan utama dalam pembangunan ekonomi adalah infrastruktur yang tertinggal. Jalan-jalan yang rusak, jaringan listrik yang tidak stabil, dan akses terbatas ke air bersih adalah contoh dari masalah infrastruktur yang sering kita hadapi.

Tanpa infrastruktur yang memadai, sulit bagi bisnis untuk beroperasi dengan efisien dan sulit bagi masyarakat untuk mengakses layanan dasar. Ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan menahan kita dalam kemacetan pembangunan.

6. Korupsi yang Merajalela

Korupsi adalah virus yang merajalela di berbagai sektor masyarakat kita. Dari pejabat pemerintah yang menyuap untuk memperoleh proyek, hingga pengusaha yang membayar suap untuk mendapatkan izin, korupsi merugikan kita semua.

Korupsi tidak hanya merugikan perekonomian secara langsung melalui penggelapan dana publik, tetapi juga melalui penghancuran kepercayaan masyarakat dan menghambat investasi asing. Tanpa kepercayaan dan investasi yang cukup, sulit bagi kita untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

7. Kurangnya Keterampilan Tenaga Kerja

Pembangunan ekonomi membutuhkan tenaga kerja yang terampil dan terlatih. Namun, seringkali kita menghadapi masalah kurangnya keterampilan tenaga kerja.

Pendidikan yang kurang berkualitas dan kurangnya akses ke pelatihan kerja yang baik adalah beberapa faktor yang menyebabkan kurangnya keterampilan tenaga kerja. Tanpa tenaga kerja yang terampil, sulit bagi kita untuk bersaing di pasar global dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga :   Sumber-Sumber Dana Bank

8. Regulasi yang Rumit

Regulasi yang rumit dan birokrasi yang berbelit-belit sering kali menjadi hambatan bagi pembangunan ekonomi. Proses perizinan yang panjang dan rumit dapat menghambat investasi dan inovasi.

Kita perlu menyederhanakan regulasi dan memperbaiki proses perizinan agar lebih efisien. Dengan begitu, kita dapat mendorong investasi dan inovasi yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita.

9. Ketimpangan Ekonomi

Ketimpangan ekonomi adalah masalah yang sering dihadapi dalam pembangunan ekonomi. Ketika hanya segelintir orang yang mendapatkan manfaat dari pertumbuhan ekonomi, sementara mayoritas masyarakat tetap miskin, itu tidak adil dan tidak berkelanjutan.

Kita perlu mengurangi ketimpangan ekonomi dengan memperkuat sistem perlindungan sosial, meningkatkan akses ke pendidikan dan pelatihan, serta mendorong kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja.

10. Perubahan Iklim

Perubahan iklim adalah hambatan serius bagi pembangunan ekonomi. Bencana alam yang semakin sering terjadi dapat merusak infrastruktur, menghancurkan pertanian, dan mengganggu rantai pasokan.

Kita perlu mengambil tindakan serius untuk mengatasi perubahan iklim dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan melindungi lingkungan, kita juga melindungi ekonomi kita dari dampak negatif perubahan iklim.

Daftar Pustaka

http://abstraksiekonomi.blogspot.co.id/2014/06/penyebab-kemiskinan-kumpulan-teori.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *